Mengenal 7 Rumah Adat Bali Beserta Fungsi, Keunikan dan Filosofinya

Reza Yunanto
Rumah Adat Bali.

Aling-aling berarti energi positif dan baik untuk keharmonisan rumah. Rumah adat satu ini juga biasanya menjadi pembatas antara angkul-angkul dengan tempat ibadah. 

Pada bangunan ini terdapat dinding pembatas berupa batur dengan tinggi kurang lebih 150 cm yang biasa disebut penyeker. 

Aling-aling identik sebagai privasi pemilik rumah karena tamu yang datang harus menyamping ke kiri bila masuk rumah dan ke samping kanan bila keluar rumah. 

2. Angkul-Angkul

Bangunan ini identik dengan rumah-rumah masyarakat Bali yang bentuknya seperti Candi Bentar dan letaknya berada di depan bangunan rumah yang berfungsi sebagai pintu masuk. 

Angkul-angkul memiliki atap penghubung yang terbuat dari rumput kering. Namun, seiring berjalannya waktu kini sudah banyak yang menggantinya dengan genteng dan terdapat ukiran pada dindingnya. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Wonosobo Ungkap Filosofi di Balik Patung Biawak yang Viral dan Ikonik

57 tahun lalu

Filosofi Motif Batik Kawung, Simbol Kekosongan Nafsu Duniawi Dahulu Hanya Dipakai Bangsawan

57 tahun lalu

38 Nama Rumah Adat di Indonesia, Bukti Kekayaan Budaya dan Adat Istiadat

57 tahun lalu

Kota Bandung Luncurkan Logo Hari Jadi ke-213, Ini Makna dan Filosofinya

57 tahun lalu

Arti Arah Mata Angin dalam Bahasa Jawa, Pahami Makna dan Filosofinya Agar Tak Tersesat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal