Tenaga Medis Terpapar Corona, Rumah Sakit di Bali Diminta Perketat SOP Pencegahan Covid-19

Antara
Tenaga medis yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mendonorkan plasma darahnya. (Foto: Pemprov Bali)

Dia mengatakan, terkadang tenaga medis tidak waspada bahwa setiap pasien walaupun tanpa gejala bisa saja mengarah kepada Covid-19. Akhirnya tenaga kesehatan kurang melengkapi diri dengan standar minimal pencegahan Covid-19.

"Padahal standar minimal ini wajib dipenuhi sekalipun meyakini pasien yang diperiksa bukan pasien COVID-19," ucapnya.

Suarjaya menambahkan sejauh ini prioritas penyediaan alat pelindung diri (APD) oleh pemerintah memang diakui untuk RS rujukan karena khusus menangani pasien Covid-19.

Kendati demikian, RS lain yang melaporkan menangani pasien suspek apalagi pasien positif juga bisa melaporkan kebutuhan APD.

"Kita suplai masker, APD, rapid test, semuanya kita berikan melalui dinas kesehatan kabupaten/kota. Nanti dinas kesehatan yang menyuplai ke RS bahkan sampai ke puskesmas," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal