Tak terima dengan keputusan korban, pelaku nekat menyebarkan video mesum yang sempat dia rekam menggunakan ponselnya untuk mempermalukan korban di depan teman-temannya.
“Video mesum disebar pelaku di WA group teman sekolah korban. Setelah ditelusuri, video itu dibuat bulan September di rumah pelaku,” katanya.
Korban dan keluarganya tak terima dengan perbuatan itu. Mereka melaporkan kasus ini ke Polres Buleleng.