Trenggiling Diduga Jadi Hewan Penyebab Wabah Virus Korona

Nathania Riris Michico
Bayi trenggiling yang dijuluki 'Sandshrew' memakan rayap di hutan kebun binatang Singapore. (FOTO: ROSLAN RAHMAN / AFP)

Trenggiling dianggap sebagai hewan yang paling diperdagangkan di planet ini dan lebih dari satu juta diambil dari hutan Asia dan Afrika dalam 10 tahun terakhir, menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Mereka dijual di pasar China dan Vietnam; sisiknya digunakan untuk pengobatan tradisional meskipun tidak memiliki manfaat medis dan daging mereka dibeli di pasar gelap.

China pada Januari memerintahkan larangan sementara perdagangan hewan liar sampai wabah itu terkendali.

Negara ini sejak lama dituduh oleh para konservasionis menoleransi perdagangan gelap hewan langka untuk makanan atau sebagai bahan obat-obatan tradisional.

Virus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang menewaskan ratusan orang di China dan Hong Kong pada 2002-2003 juga ditelusuri disebabkan hewan liar. Para ilmuwan mengatakan SARS kemungkinan berasal dari kelelawar, yang kemudian menjangkau manusia melalui musang.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
20 hari lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

26 hari lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

3 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

3 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

4 bulan lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal