Viral Pasien Ditolak RSUD Wangaya hingga Meninggal, Ini Penjelasan Pemkot Denpasar

Indira Arri
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (Foto: iNewsTV/Indira Arri)

"Saat itu kondisi UGD full sekali. Pasien 13 orang itu memiliki tingkat kegawatdaruratan tinggi yang memang perlu pelayanan dan pengawalan," tuturnya.

Sedangkan terkait peminjaman ambulans oleh keluarga pasien yang ditolak, juga telah mendapat penjelasan dari tim medis. Penolakan itu dilakukan oleh tim medis berdasarkan SOP.

"Memang dari SOP itu pemakaian ambulans di Wangaya wajib didampingi perawat atau dokternya," katanya.

Kendati telah sesuai SOP, Arya Wibawa mengatakan akan mengevaluasi pelayanan medis yang dilakukan RSUD Wangaya. Salah satunya adalah penyempurnaan SOP dan menambah kapasitas tempat tidur di UGD.

"Kami akan evaluasi dan penyempurnaan SOP, dan menambah bed," ujarnya.

Peristiwa pasien ditolak RSUD Wangaya ini menjadi perbincangan hangat di Bali.

Seorang anak membawa ibunya yang dalam keadaan sekarat ke RSUD Wangaya mengaku ditolak UGD. Dia juga mengatakan RSUD Wangaya tak memberikan pinjaman ambulans untuk membawa ibunya ke rumah sakit lain.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buka Jalan Ambulans, Driver Ojol di Makassar Malah Dianiaya Pengantar Jenazah

57 tahun lalu

Tolak Damai, Keluarga Pelajar SMP Dianiaya Dituduh Mencuri Rp10.000 di Aceh Timur Lapor Polisi

57 tahun lalu

Viral! Penganiayaan Pelajar SMP di Aceh Dituduh Mencuri Rp10.000, Korban Diseret dan Diinjak 

57 tahun lalu

Viral! Balita Meninggal Diduga Terlambat Rujukan, Ini Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa

57 tahun lalu

Identitas 3 Korban Tewas Ambulans Tabrak Truk di Tol Pekanbaru, Salah Satunya Perawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal