18 Rumah di Cikelet Garut Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah, 82 Jiwa Mengungsi

Agus Warsudi
Antara
Satu dari 18 rumah warga Kecamatan Cikelet, Garut yang rusak berat akibat bencana pergerakan tanah. (Foto: Antara)

Penyebabnya, kondisi tanah di kawasan itu labil sehingga warga yang tinggal di sana harus dievakuasi ke tempat aman dari bahaya bencana pergerakan tanah. "Kondisi tanah tidak memungkinkan (labil). Makanya harus ada relokasi dan itu perlu dipersiapkan," ujarnya.

Helmi Budiman menuturkan, Pemkab Garut siap merelokasi rumah warga yang terdampak bencana pergerakan tanah itu ke tempat aman dan dipastikan tidak berada di kawasan rawan bencana.

Sambil menunggu proses relokasi, tutur Helmi, sementara warga yang rumahnya rusak mengungsi dulu ke tempat sementara. Pemkab Garut menyiapkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. "Daruratnya sudah ditangani," tutur Helmi.

Sementara itu, pada Minggu 20 Desember 2020 terjadi kejadian tanah longsor di Dusun Cipeureu, Desa Buana Mekar, Kecamatan Cibugeul, Kabupaten Sumedang

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jawa Barat Budi Budiman mengatakan, bencana tanah longsor itu terjadi dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan itu.

"Tidak ada korban baik luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Namun, jalan penghubung Cibugeul-Limbangan yang menghubungkan Kabupaten Sumedang-Garut terputus akibat tertimbun material longsor," kata Budi Budiman, Senin (21/12/2020).

Saat ini, BPBD Kabupaten Sumedang tengah melakukan pembersihan material longsor yang menimbun jalan Cibugeul-Limbangan menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumedang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Belasan Rumah Warga di Sukabumi Rusak akibat Pergerakan Tanah

57 tahun lalu

Angkot Rombongan Pelajar SMP Kecelakaan di Jatinangor Sumedang, 17 Luka-Luka

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

57 tahun lalu

Pilu! 2 Bocah Kakak Adik di Sumedang Disiram Air Keras oleh OTK hingga Luka Permanen

57 tahun lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal