Menurut Pratiwi, sumber penularan dari salah satu pegawai yang suaminya bekerja di Kota Bandung. Lalu ada juga dari pelayanan administrasi.
Keempat ASN termasuk orang tanpa gejala (OTG) dan kondisinya sehat. Sejauh ini Dinkes Cimahi sudah melakukan tes swab kepada 1.815 ASN (91,6%) dari target 1.980 ASN.
"Sehari kami rata-rata melakukan tes swab kepada 450 ASN dan sampai sekarang terus dilakukan. Selain itu protokol kesehatan di perkantoran juga diterapkan dan secara berlanjut melakukan penyemprotan disinfektan," kata dia.
Sementara untuk 5 ASN lainnya yang di RSUD Cibabat terdiri atas tiga perawat, bidan, dan petugas nutrisionis. Semuanya kategori OTG dan kondisinya sehat.
Adanya temuan kasus positif tersebut membuat pelayanan klinik di RSUD Cibabat terpaksa harus ditutup dan kembali dibuka mulai Senin (10/8/2020). Namun pelayanan tidak terganggu karena masyarakat berobat bisa ke IGD.
"Tidak sampai mengganggu pelayanan karena IGD masih buka. Kami juga telah melakukan traking dan melakukan swab test kepada 110 karyawan yang pernah kontak, hasilnya negatif," kata Pelaksana Tugas ( Plt) Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marlia saat ditemui di kediaman Wali Kota Cimahi.