7 Anak di Pangatikan Garut Meninggal akibat Wabah Difteri

Ii Solihin
Aparat Desa Sukahurip, Pangatikan, Garut mendatangi rumah warga yang anaknya meninggal akibat wabah difteri. (FOTO: iNews/II SOLIHIN)

GARUT, iNews.id - Wabah difteri melanda Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Akibat wabah itu, tujuh anak meninggal dunia dan tiga dirawat di RSUD dr Slamet Garut. 

Mereka terindikasi mengidap difteri penyakit menular akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphtheria yang ditandai dengan gejala batuk akut, demam, lemas, dan pembengkakan kelenjar getah bening selaput lendir.

Wabah difteri yang melanda dua pekan lalu itu sempat membuat resah warga. Pemkab Garut telah menetapkan status kejadian luar biasa (klb) difteri di Kecamatan Pangatikan.

Muhammad Riski (8), meninggal dunia akibat wabah difteri beberapa hari lalu. Saep, ayah almarhum Muhammad Riski, mengatakan, sebelum meninggal anaknya mengalami sakit di tenggorokan yang diiringi oleh demam. "Dua hari di rawat rumah sakit lalu meninggal dunia," kata Saep.

Diberitakan sebelumnya, tiga anak asal Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut dilarikan ke RSUD dr Slamet Garut. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini

57 tahun lalu

Ratusan Warga Demo Pabrik Sepatu di Garut, Blokade Jalan Raya Limbangan

57 tahun lalu

Ribuan Warga Limbangan Garut Serbu Paket Sembako TNI AD

57 tahun lalu

Bantuan Korban Banjir Bandang Garut 2022 Diambil Aparat Kelurahan, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Sampel Es Krim yang Diduga Racuni Siswa SDN Kersamenak Garut Diperiksa di Labfor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal