BANDUNG, iNews.id - Polda Jawa Barat (Jabar) akan menerjunkan sedikitnya 21.337 personel ditambah pengamanan dari TNI sebanyak 2.700 personel dan linmas. Selain itu, Polda segera memperkuat Cyber Patrol jelang Pilkada Serentak di Jabar pada 2018, mendatang.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto memprediksi akan adanya ujaran kebencian di media sosial (medsos) saat pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat. “Memang sekarang belum, nanti kalau sudah ada pasangan calon (paslon) pasti meningkat saling jelek-jelekan," katanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (21/11/2017).
Dia menjelaskan, pihaknya akan membentuk tim khusus Cyber Patrol guna memantau aktifitas di medsos. Apabila nanti menemukan yang menyebarkan berita bohong atau hoax, pihaknya tidak segan menangkap dan memproses pelaku ujaran kebencian. “Kita akan proses itu kalau terbukti fitnah, itu ada undang-undang ITE, kita akan proses,” tegasnya.
Pelaku yang terbukti melakukan ujaran kebencian, akan dikenakan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 19/2016 tentang Perubahan UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sesuai pasal tersebut ancaman maksimal kepada pelaku adalah 6 tahun penjara.