Angka Perceraian PNS di KBB Tinggi, Mayoritas Dipicu Masalah Perselingkuhan dan Ekonomi

Adi Haryanto
Selain ekonomi, perselingkuhan jadi penyebab utama perceraian PNS di KBB, . (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dalam dua tahun terakhir angka perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), meningkat tajam. Mayoritas perceraian dipicu oleh masalah perselingkuhan dan ekonomi.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB, jumlah PNS yang mengajukan permohonan perceraian mencapai 52 orang. Perinciannya pada 2020 sebanyak 29 orang dan pada 2021 ada 23 orang.

"Selama pandemi Covid-19, angka perceraian di kalangan PNS meningkat, penyebabnya berbagai macam. Kebanyakan dari kalangan guru dan yang menggugat justru perempuan," kata Kepala BKPSDM KBB Asep Ilyas, Selasa (2/11/2021).

Asep menyatakan, dari jumlah di atas, sebanyak 32 orang sudah diterbitkan Surat Keputusan (SK) perceraian dari Pemkab Bandung Barat. Pada 2020 ada 23 orang dan pada 2021 sebanyak sembilan mendapatkan SK perceraian.

Saat ini, ujar Asep, masih ada 19 PNS yang sedang berproses menuju perceraian. Perinciannya, pada 2020 ada 5 orang dan 2021 sebanyak 14 orang. Sementara yang memilih untuk rujuk kembali dalam dua tahun terkahir hanya satu orang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
1 hari lalu

522 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung dan Longsor di Bandung Barat

11 hari lalu

Kebakaran Hutan Lindung di Gunung Tangkuban Parahu, 1 Hektare Tanaman Pinus Hangus

17 hari lalu

Istri di Sampang Digerebek Suami saat Berduaan dengan Kepala Puskesmas di Ruang Kerja

1 bulan lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

2 bulan lalu

Sopir Taksi Online Dianiaya Penumpang di Lembang, Pelaku Masih Remaja 15 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal