Angkot di Sukabumi Mogok Beroperasi, Banyak Penumpang Telantar

Dharmawan Hadi
Ratusan sopir angkot unjuk rasa karena keberatan kebijakan reaktivasi trayek jalur. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

Alasannya, lanjut Hildan, pedagang kaki lima dan pasar-pasar yang tadinya menggunakan badan jalan yang harus dilalui pengemudi, belum sepenuhnya beres dan masih menyisakan persoalan. Sebab jika harus dilalui oleh angkot akan menambah kemacetan yang berakibat waktu mencari penumpang habis oleh kemacetan. 

Selain itu, juga konsumsi bahan bakar akan mempengaruhi jika terjadi kemacetan yang akhirnya mengurangi penghasilan para sopir angkot. Untuk itu para pengemudi keberatan menjalankan reaktivasi trayek dan meminta penangguhan. Mereka bersedia melaksanakan reaktivasi jika jalurnya sudah clear dan bisa dilalui oleh para sopir. 

Di lain pihak, Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengatakan, pihaknya mengerti keberatan para sopir angkot tersebut dan menangguhkan reaktivasi trayek. 

"Namun persyaratan mereka (pengemudi) tetap harus masuk terlebih dahulu ke Pasar Pelita dan diperbolehkan untuk memutar kembali ke jalur lama," ujarnya. 

Dia juga akan meminta kepada instansi terkait untuk membersihkan jalur angkot dari pedagang kaki lima dan juga meminta  memperbaiki infrastruktur jalan. Juga meminta sopir untuk tidak berputar sembarangan hingga menimbulkan kemacetan lalu lintas. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Angkot Cisaat-Sukabumi Mogok, Pengemudi Protes Pemindahan Jalur

57 tahun lalu

Pengusaha di Jabar Sebut Aksi Mogok Buruh Jangan Ganggu Produktivitas

57 tahun lalu

Tenaga Kesehatan Puskesmas Jatitujuh Majalengka Mogok, Pasien Telantar

57 tahun lalu

Harga Kedelai Terus Naik, Perajin Tempe di Garut Mogok Produksi

57 tahun lalu

Tuntut Penyesuaian Tarif, Sopir Angkot di Purwakarta Sweeping Angkutan Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal