Belum ada tanggapan dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang sebelumnya mengatakan terus menargetkan lokasi peluncuran roket Hamas.
Israel mengeklaim bahwa beberapa kasus korban sipil di Gaza disebabkan oleh roket Hamas yang gagal meluncur. Rezim Zionis juga menuduh kelompok Hamas dan milisi lain meluncurkan roket dari daerah padat penduduk.
Data resmi dari Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu (15/5/2021) yang dilansir AFP menyatakan 132 orang telah tewas di Gaza sejak Senin, termasuk 32 anak-anak dan 21 perempuan. Sebanyak 950 orang lainnya terluka.
Serangan udara dan artileri Israel juga melukai 580 orang lainnya. Sedangkan di pihak Israel dilaporkan ada sembilan orang yang tewas, termasuk seorang tentara dan satu warga India.
Konflik antara pejuang Palestina di Gaza dengan Israel tak lepas dari serangan pasukan Zionis ke Masjid Al Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pada Ramadan lalu serta rencana pengusiran pemukim Palestina di Sheikh Jarrah.
Ratusan muslim Palestina luka dalam bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa, memicu kecaman internasional. Pasukan Zionis menembaki jemaah dengan peluru karet dan granat kejut.