"Di sini peran kami sebagai badan buruh dan pekerja membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dengan program tepat sasaran, seperti pelatihan berbasis kompetensi dan penempatan kerja," ujarnya.
B2P3 Jabar, tutur Stenly Ngelo, melaksanakan program kolaborasi dalam menciptakan para wirausahawan baru. Hal ini termasuk juga dengan pendampingan usaha kecil atau Inkubator bisnis dengan kerjasama yang nantinya akan melibatkan banyak pihak.
"Bangkitnya ekonomi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa Barat tidak akan tercapai tanpa kerja sama dan gotong royong dari semua pihak," tutur Stenly Ngelo.
Seusai pelantikan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara BBPVP Kemenaker dengan B2P3 Jabar. MoU ditandatangani oleh pelaksana tugas (plt) Kepala BBPVP Kemenaker Haryono.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar Dian Rahadian mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh, terutama di Jabar. Di antaranya dengan memanfaatkan program corporate social responsibility (CSR) untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan buruh.