DEPOK, iNews.id - Pemerintah Kota Depok meminta para tenaga medis yang masih bekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Hal itu untuk lebih melindungi diri dari terpapar virus corona, seperti yang menimpa 15 tenaga medis di poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.
Kepala Dinas Kesehatan Kota depok, Novarita menjelaskan, 15 tenaga medis dinyatakan positif Covid-19 dari hasil uji swab yang keluar Kamis (21/5/2020) kemarin. Ia meminta kepada semua tenaga medis untuk meningkatkan pencegahan dan lebih waspada dalam melayani warga yang datang berobat.
"Rumah Sakit memang lingkungan dengan risiko tinggi ya, jadi kalau terpapar ya risikonya begitu. Penggunaan disinfektan lebih intensif, lalu penggunaan APD-nya harus lebih disiplin saat memakai dan melepasnya. Intinya protokol kesehatannya harus ditingkatkan," katanya di Depok, Jumat (22/5/2020).
Para tenaga medis yang positif kini ditempatkan di ruang isolasi khusus, dan Dinas Kesehatan Depok tengah melakukan tracing (melacak) riwayat interaksinya termasuk keluarganya.
Sementara Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, para tenaga medis yang masih bekerja akan ditekankan memakai alat pelindung diri lengkap untuk menghindari terjadinya hal serupa.