"Kita akan terapkan APD lengkap, kemarin kan tidak lengkap," katanya.
Manajemen RSUD Kota Depok menutup layanan poliklinik mulai 22 Mei 2020 hingga 14 hari ke depan, setelah 15 tenaga medisnya terjangkit Covid-19. Namun Pemkot Depok akan tetap membuka poli yang sangat dibutuhkan.
"Ada beberapa poli yang kita tutup. Tetapi ada poli yang signifikan kita buka, seperti pelayanan untuk ODHA (orang dengan HIV dan AIDS), lalu poli penyakit dalam yang memang rutin dibutuhkan seperti jantung dan lain-lain," kata Mohammad Idris.
Wali kota menambahkan, para tenaga medis yang positif sebelumnya bertugas melayani warga yang datang berobat seperti pengecekan tensi dan lainnya.
"Mereka semua perawat yang melayani pengunjung. Tidak ada dokter dari kasus yang ini," ujarnya.