Kang Emil mengemukakan, Komite Penanganan Covid-19 Jabar kini sedang menyiapkan prosedur teknis dalam penanganan pasien Covid-19 di RS darurat tersebut. Pasalnya, kata Kang Emil, RS darurat tersebut tidak hanya diperuntukan bagi warga Bandung dan sekitarnya saja.
"(RS darurat) Ini untuk wilayah minimal di daerah Priangan, misalnya Tasik, Garut, Kabupaten Bandung, dan sebagainya, mengalami tekanan seperti di kota. (Pasien dari) Tasikmalaya itu dipersilakan datang ke sini dengan fasilitasi transportasi dari kami secara gratis," ujarnya.
Kang Emil berpesan, pihak pengelola RS darurat dapat menggelar acara-acara kreatif penuh kegembiraan untuk menghibur sekaligus meningkatkan imunitas pasien yang menjalani perawatan, seperti kegiatan olahraga outdoor yang menyenangkan.
"Kemudian, tadi saya titip internet segera dipasang. Pasien pasti semua punya hape lah ya, biar enggak bosen. Kita kasih wifi gratis di sini, tapi dinasehati yang diakses adalah hal-hal yang positif, yang baik," tutur Kang Emil.