Belasan Ton Ikan di Waduk Jatiluhur Mati, Ternyata Ini Penyebabnya

Irwan
Belasan ton ikan milik para penambak di keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, mati pada Jumat (7/2/2025) siang. (Foto: Irwan).

PURWAKARTA, iNews.id - Belasan ton ikan milik para penambak di keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, mati pada Jumat (7/2/2025) siang. Musibah ini diduga disebabkan oleh kurangnya oksigen dalam air karena tidak adanya sinar matahari selama tiga hari yang membuat air menjadi dingin, ditambah tiupan angin.

Kondisi ini terjadi sejak tiga hari lalu dan menyebabkan para penambak ikan mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Belasan ton ikan yang mati merupajan jenis ikan mas dan nila. 

Kematian massal ikan ini terjadi secara merata di ratusan kolam jaring apung di zona tujuh Waduk Jatiluhur, tepatnya di wilayah Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. 

Salah satu penambak ikan, Martina mengatakan, belasan ton ikan mas siap panen yang ada di 22 keramba jaring apung miliknya semuanya mati. 

Dia menanggung kerugian sekitar Rp200 juta. Dia menduga kematian massal ikan-ikannya disebabkan oleh cuaca buruk, di mana air kotor dari dasar kolam naik ke permukaan, menyebabkan ikan mabuk dan mati.

"Penyebabnya angin kencang, trus air bawa jadi naik. Gelombangnya tinggi sekali," ujar Martina di lokasi, Jumat (7/2/2025). 

Selain di kolam jaring apung milik Martina, kematian massal ikan juga terjadi pada hampir semua kolam jaring apung di blok ini.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
20 hari lalu

Angin Kencang Picu Kebakaran Lahan di Gunung Bromo Meluas

23 hari lalu

Misteri Satpam Tewas Terborgol di Jatiluhur, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

25 hari lalu

Polda Jabar Kerahkan Anjing K-9 Lacak Jejak Pembunuh Satpam Waduk Jatiluhur

26 hari lalu

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, Dirut PJT II Janji Evaluasi Keamanan

27 hari lalu

Misteri Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Dalami Dugaan Geng Motor Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal