Beredar Kabar Pelaku Penembakan Pernah Belajar di Bandung, Ini Langkah MUI Jabar

Ervan David
Sekretaris MUI Jabar Rafani Akhyar. (Foto: iNews.id/Ervan David)

BANDUNG, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat segera berkoordinasi dengan kepolisian terkait beredar kabar jika pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat pernah belajar di Bandung. Untuk memastikan kebenarannya, MUI mulai melakukan penelusuran.

Selain itu, MUI Jabar juga meminta kepada kepolisian untuk menangkap para pelaku yang terlibat serta ingin memecah belah bangsa menjelang Pemilu 2024.

Menurut Sekertaris MUI Jabar, Rafani Akhyar, meski belum pernah menerima teror, MUI Jabar akan memperketat penjagaan kantor guna menghindari kasus serupa. 

"Tentunya kami merasa kaget dengan terjadi kasus itu. Peristiwa terjadi di saat sedang rapat pimpinan MUI. Sampai hari ini kami masih menunggu terkait perkembangan lanjutan," kata Rafani, Selasa (2/5/2023).

Dia mengatakan dari informasi yang diterima terdapat 2 staf MUI pusat terkena tembakan. Tapi informasi terakhir, pelaku meninggal di rumah sakit. 

"Kami tidak tahu penyebab kematiannya. Begitu pula sudah banyak beredar jika pelaku pernah belajar di Bandung. Tentu ini pun perlu ditelusuri kebenarannya," kata

Sementara itu, MUI Jabar juga akan meminta kepada MUI di daerah untuk memperketat penjagaan guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Penembak Kantor MUI Bawa Beberapa Surat saat Beraksi, Apa Isinya?

16 hari lalu

Keji! KKB Tembak Mati Warga Sipil di Dekai Yahukimo, Satgas Buru Pelaku

1 bulan lalu

KKB Kodap III Ndugama Diduga Pelaku Penembakan Sopir Travel di Jayawijaya

2 bulan lalu

Polisi Buru 2 Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya Penembak 3 ASN di Jayawijaya

3 bulan lalu

Teror Penembakan di Festival Lembah Baliem, Pelaku Diduga Anggota KKB Egianus Kogoya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal