Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sopir Travel Ditembak KKB di Jayawijaya, Jasad dan Mobil Ditemukan Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

KKB Kodap III Ndugama Diduga Pelaku Penembakan Sopir Travel di Jayawijaya

Kamis, 17 September 2026 - 01:24:00 WIB
KKB Kodap III Ndugama Diduga Pelaku Penembakan Sopir Travel di Jayawijaya
Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz menemukan mobil dan sopir travel dalam kondisi terbakar di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Satgas Damai Cartenz)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026, Polres Jayawijaya, Batalyon B Satbrimobda Papua, dan Satgas Koops TNI Habema terus mengejar pelaku penembakan dan pembakaran sopir travel berinisial AS (41).

Aksi keji itu diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi.

Insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026). Korban diadang saat mengangkut sembako dan sembilan orang penumpang dari Ilekma menuju Mbua.

"Memang ada informasi yang mengarah kepada KKB Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi. Namun, informasi tersebut masih terus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, Rabu (16/9/2026).

Dia mengungkapkan, tim gabungan melakukan penyisiran yang berlangsung sejak Selasa malam hingga Rabu (16/9/2026) pagi membuahkan hasil. Tim menemukan mobil korban berada di dasar jurang sedalam 13 meter dari bahu jalan dalam keadaan hangus terbakar bersama jenazah korban di dalamnya.

Di dalam kendaraan juga ditemukan korban dengan keadaan hangus terbakar. 

“Pada saat olah TKP, ditemukan jenazah korban dalam kondisi hangus terbakar. Beberapa bagian tubuh korban mengalami karbonisasi," kata Yusuf, Rabu (16/9/2026). 

Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menyita barang bukti berupa satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter dan tas berisi identitas korban.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter dan tenaga medis. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Selanjutnya kami melakukan langkah-langkah penyelidikan dan proses identifikasi untuk mengetahui pelaku dalam kejadian ini,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut