BMKG: Abu Anak Krakatau Mulai Berkurang di Bandung, Sukabumi dan Bogor Masih Terdampak

iNews
BMKG melakukan pemantauan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di sejumlah wilayah Jawa Barat pascaerupsi, Senin (7/9/2026). (Foto: iNews).

"Untuk abu pada pagi hari ini terpantau arahnya menuju barat dan barat daya karena langit umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara," ucapnya.

BMKG memperkirakan sisa abu vulkanik masih dapat bertahan selama satu hingga dua hari ke depan. Lama paparan bergantung pada kondisi cuaca, terutama arah dan kecepatan angin.

Sejumlah warga masih melaporkan adanya abu vulkanik, meskipun intensitasnya tidak lagi setebal sehari sebelumnya. Pemantauan kondisi udara dan pergerakan abu terus dilakukan untuk melihat perkembangan dampaknya.

Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan selama abu vulkanik masih terpantau.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan sisa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun

9 tahun lalu

BMKG Catat 124 Gempa Terjadi di Ambon

9 tahun lalu

Hujan Disertai Petir hingga 20 November, Warga Jatim Diminta Waspada

9 tahun lalu

Waspada Banjir, 400 Personel DPU Kota Bandung Siaga 24 Jam

9 tahun lalu

Pulau Morotai Maluku Utara Diguncang Gempa 5,4 SR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal