Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

Binti Mufarida
Warga antre air bersih setelah wilayahnya dilanda kekeringan di musim kemarau. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kekeringan melanda Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi itu membuat ribuan warga terdampak. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih.

"Di Kabupaten Bekasi, bencana ini berdampak pada 2.172 kepala keluarga atau 5.425 jiwa, dengan status siaga darurat yang telah ditetapkan sejak 10 Juni hingga 30 September 2026," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. 

Dia mengatakan, BPBD Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan 5.000 liter air bersih kepada 30 kepala keluarga atau 85 warga di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, dengan total akumulasi distribusi mencapai 130.000 liter. 

Selanjutnya, bencana kekeringan di Kabupaten Bogor berdampak pada 1.141 kepala keluarga atau 4.092 jiwa, dengan status siaga darurat yang juga berlaku sejak 10 Juni hingga 30 September 2026. BPBD Kabupaten Bogor terus menyalurkan bantuan air bersih, termasuk 5.000 liter yang telah didistribusikan ke wilayah Kecamatan Nanggung.

Selain di Jawa Barat, kekeringan juga melanda empat kabupaten di Jawa Tengah memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut mengakibatkan ribuan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Keempat kabupaten itu yakni, Boyolali, Banjarnegara, Klaten, dan Cilacap. 

Di Boyolali, sebanyak 42 kepala keluarga atau 125 warga di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro terdampak fenomena tersebut.  

"BPBD Kabupaten Boyolali telah menyalurkan bantuan air bersih yang dilaporkan tersalurkan secara merata, aman, dan tertib kepada seluruh warga yang membutuhkan," ujar Abdul Muhari.

Dia menuturkan, kekeringan di Kabupaten Banjarnegara yang terjadi pada periode Juni 2026 berdampak pada 339 kepala keluarga atau 2.069 jiwa, dengan status siaga darurat yang telah ditetapkan sejak 22 Juni hingga 19 September 2026. “BPBD setempat telah mendistribusikan 6.000 liter air bersih," katanya. 

Kekeringan juga melanda Kabupaten Klaten pada periode Juni 2026 dengan dampak mencapai 2.161 kepala keluarga atau 6.859 warga, di mana distribusi air bersih hingga 24 Juni 2026 telah mencapai 121 tangki atau setara dengan 605.000 liter air.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana saat Kemarau, Ribuan Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

57 tahun lalu

Pemkab Bogor Luncurkan Program KAMI Mendengar, Ruang Dialog Pemerintah dan Anak Sekolah 

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal