Selain itu, kekeringan di Kabupaten Cilacap yang terjadi sejak (9/6/2026) berdampak pada 667 kepala keluarga atau 2.386 warga, dengan BPBD setempat yang telah menyalurkan 25.000 liter air bersih kepada 523 kepala keluarga atau 1.932 jiwa di Kecamatan Adipala, Patimuan, Kampung Laut, dan Gandrungmangu.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah daerah diharapkan terus memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak serta memperkuat langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.
"Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi kebakaran hutan dan lahan maupun kondisi yang dapat memicu terjadinya bencana," ucap dia.