Bupati Pangandaran Akui Sejumlah Kios Pasar Wisata Jadi Sarang Penyakit Masyarakat

Syamsul Ma'arif
Bangunan kios di Blok A Pasar Wisata Pangandaran yang dibakar beberapa waktu lalu. Kawasan ini menjadi wilayah yang bebas keluar masuk warga pendatang. (Foto: iNews.id/Syamsul Ma'arif)

PANGANDARAN, iNews.id - Sejumlah kios di kawasan Pasar Wisata (PW) Pangandaran telah beralih fungsi jadi hunian liar hingga tempat hiburan malam. Bahkan, di lokasi tersebut tidak masuk kedalam wilayah Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mana pun.

Pemkab Pangandaran pun langsung mengevaluasi dan mendata secara administrasi penghuni PW pascainsiden pembacokan dan pembakaran kios beberapa waktu lalu.

"Di lokasi kawasan PW Pangandaran, siapa pun bisa masuk kapan saja dan dari mana saja tanpa ada pendataan yang baik," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, dengan bebasnya keluar masuk warga pendatang ke PW Pangandaran menyebabkan banyak laporan sering adanya aktivitas penyakit masyarakat.

"Kami akan lakukan musyawarah dengan tokoh setempat untuk mendata administrasi penduduk penghuni PW Pangandaran," ujarnya.

"Ke depan warga urban yang akan masuk ke PW Pangandaran harus jelas asal usulnya, latar belakang juga harus diketahui," kata dia.

Jeje tidak menginginkan PW Pangandaran yang seharusnya menjadi daya tarik promosi wisata malah menimbulkan citra yang buruk bagi pariwisata.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Kronologi Tragedi Pembacokan 5 Korban dan Pembakaran 4 Rumah di Pangandaran

6 jam lalu

Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka Bacok

4 hari lalu

Ibu dan Anak Perempuan di Kediri Dibacok Tetangga, Dipicu Pembangunan Saluran Air

16 hari lalu

Pria di Lumajang Tewas Dibacok dalam Rumahnya, Pelaku Langsung Kabur

22 hari lalu

Brutal! Pria Mabuk Bacok 2 Warga di Jembatan Merah Youtefa Jayapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal