SUKABUMI, iNews.id – Tim gabungan Polda Jabar dan Polres Sukabumi akan melakukan olah tempat kejadian (TKP) kembali terutama memeriksa kondisi kendaraan Bus Wisata Transport nopol B 7025 SGA yang mengalami kecelakaan di Jalur Cikidang, Sukabumi.
Sebab selain dugaan sopir kurang berhati-hati dan tak kenguasai medan Cikidang, kecelakaan itu juga diduga karena kondisi kendaraan tidak layak melintasi jalur curam dan memiliki belokan tajam.
"Bangkai bus nahas Wisata Transport masih berada di dasar jurang. Upaya mengevakuasi bus ini cukup sulit karena jurang curam dan di bagian atasnya bukit. Kami akan mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi bus ke atas," ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Minggu (9/9/2018).
Berdasarkan data yang dihimpun Polres Sukabumi dan RSUD Palabuhanratu, 21 korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Wisata Transport merupakan warga Bogor.
Korban merupakan karyawan diler kendaraan. Mereka tewas setelah bus yang ditumpangi masuk ke jurang sedalam 31 meter. Badan bus remuk mengakibatkan penumpang di dalamnya mengalami benturan hebat.