Cerita Desa "Mati" di Majalengka Berawal dari Bencana Pergerakan Tanah

Inin nastain
Salah satu rumah warga di Blok Tarikolot. (Foto/MPI/Inin Nastain)

"Berkat upaya dari Pemdes Sidamukti bersama Pemkab majalengka akhirnya pada 2009, warga mendapat program relokasi," ujar Karwan.

Sebanyak 180 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Blok Tarikolot, direlokasi ke tempat baru, Blok Buahlega. Di tempat baru tersebut, pemerintah menyediakan tempat tinggal bagi 253 KK. Sebab saat di Blok Tarikolot, ada beberapa rumah yang ditempati oleh lebih dari 1 KK.

Meski telah direlokasi ke Blok Buahlega, tak serta merta warga Blok Tarikolot meninggalkan kampung lama mereka. Rumah-rumah permanen dan semipermanen yang dulu mereka huni tetap dibiarkan berdiri meski sudah tidak ditempati.

Warga memanfaatkan rumah-rumah lama mereka di Blok Tarikolot menjadi kandang ayam, kambing, dan lain-lain. Otomatis, aktivitas warga Buahlega ke Tarikolot masih berlangsung.

Ketika pagi hingga siang, warga beraktivitas di Blok Tarikolot, untuk menjemur hasil pertanian, memberi pakan hewan peliharaan, dan lain-lain. Sedangkan saat malam, mereka tinggal di Blok Buahlega. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Viral di Medsos, Desa ^Mati^ di Majalengka 

5 hari lalu

Karhutla Gunung Ciremai Meluas, Petugas Cegah Api Menjalar ke Majalengka

8 hari lalu

Viral Pengeroyokan di Mojokerto Gunakan Sajam, 21 Pemuda Ditangkap

8 hari lalu

Oknum P3K Dinkes Majalengka Tipu Puluhan SPPG hingga Rp600 Juta, Terancam Dipecat

9 hari lalu

Viral Bendera Israel Berkibar di Rumah Warga Lamongan, Aparat Sigap Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal