Covid-19 Melonjak, Bima Arya Minta Pusat Keluarkan Kebijakan Lebih Ketat

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pusat mengeluarkan kebijakan lebih ketat dalam menangani lonjakan Covid-19. (Foto: Pemkot Bogor)

"Varian baru bermunculan, kecepatan penyebaran dengan segala variannya mungkin tidak bisa diimbangi dengan vaksinasi. Termasuk juga penambahan kapasitas tempat tidur ini tidak bisa mengimbangi jumlah nakes yang terpapar," ucapnya. 

Bima menjelaskan, kebijakan reaktif dan insidental seperti pelarang mudik, pembatasan mobilitas, realitanya memang sulit dijalankan dengan maksimal di lapangan.

"PPKM yang kami terapkan sekarang ini terlihat belum maksimal untuk mengatasi persoalan yang semakin berat. Akan lebih efektif apabila diterapkan bersamaan dengan pembatasan yang lebih ketat lagi dalam kebijakan yang lebih makro," ujarnya.

Persoalannya, kata Bima, dalam skala wilayah kewenangan, pemerintah daerah sangat terbatas untuk memperkuat kebijakan pembatasan yang dimaksud.

"Kita tidak mungkin bisa melakukan pembatasan jam operasional, jam kantor dan lain-lain karena itu kewenangan pusat. Tanpa instrumen kebijakan di tingkat nasional, maka kita akan sulit mengupayakan langkah-langkah yang masif dalam membatasi mobilitas warga," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kebakaran Pesantren Al Falakiyah Bogor, Puluhan Santri Sesak Napas Dilarikan ke RS

9 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 2,3 Guncang Bogor, Terasa di Kabandungan

1 bulan lalu

Update Gempa M 3,2 Guncang Bogor, Getaran Dirasakan Kuat di Pamijahan

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bogor Jabar, Cek Magnitudonya!

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Bogor, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal