Dalam 1 Bulan 10 Warga Cimahi Meninggal akibat DBD, Mayoritas Anak-anak

Yuwono Wahyu
Petugas Dinkes Kota Cimahi melakukan pengasapan atau fogging di Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah. (Foto: iNews/YUWONO WAHYU)

Kawasan yang difogging, ujar Eka, ada warga yang telah terjangkit penyakit DBD. "Dalam sebulan terakhir petugas (Dinkes Kota Cimahi) mencatat sudah ada 10 korban meninggal dunia akibat DBD. Sebagian besar anak-anak karena penanganan terlambat. Selama 2021, total 154 kasus DBD yang tengah ditangani di sejumlah rumah sakit di Kota Cimahi," ujarnya.

Menurut Eka, pandemi Covid-19, menjadi salah satu kendala petugas atau kader melakulan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN ke rumah-rumah warga.

Selain itu, kekhawatiran masyarakat yang takut membawa pasien gejala DBD ke rumah sakit karena isu di-covid-kan. "Akibatnya pertolongan medis terhadap pasien DBD terlambat," tutur Ke.

Eka mengatakan, kasus DBD pada periode Oktober hingga November 2021, kasus DBD di Kota Cimahi meningkat seiring dengan faktor musim hujan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar. "Masyarakat juga peru mengetahui gejala DBD yang diawali dengan suhu tubuh tinggi selama lima hari berturut-turut," ucap Eka.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DBD Ancam Majalengka, Ratusan Orang Dirawat akibat Idap Demam Berdarah

57 tahun lalu

Waspada, Kasus DBD Jawa Barat Tertinggi di Indonesia

57 tahun lalu

Jawa Barat Peringkat Pertama Jumlah Kasus DBD pada 2021 di Indonesia

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Cimahi Timpa 11 Orang, PKL hingga Siswa SD

57 tahun lalu

Jenazah Harun Teknisi Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Dibawa ke Cimahi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal