Diduga Kelaparan, Warga Cilacap Meninggal di Pangandaran 

Syamsul Ma'arif
Evakuasi jenazah pemulung yang diduga meninggal karena kelaparan di Pangandaran. (Foto: iNews.id/Syamsul Ma'arif)

"Mayat tersebut kemudian diperiksa Polisi dan petugas medis. Katanya tidak ditemukan bekas luka atau tanda penganiayaan," ujarnya.

Kuat dugaan korban meninggal akibat kelaparan karena warga sekitar sudah tiga hari tidak melihat korban beraktivitas seperti biasanya.

Warga lainnya Yatiman menuturkan, hampir tiga bulan Sumarno menjadi pemulung dan tinggal dibangunan kosong tersebut.

"Awal dia kesini terlihat sehat, perubahan terlihat sekitar setengah bulan lalu dia mulai sakit-sakitan," kata dia.

Yatiman mengaku sering memberi dia makan saat kondisinya sedang sakit. Namun selama tiga hari terakhir tidak memberinya makan karena kondisi sedang masa pandemi Covid-19.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Hilang 6 Hari, Nenek Empi Ditemukan Mengapung di Bendungan Manganti Ciamis

12 hari lalu

Gempa Hari Ini Getarkan Pangandaran, Cek Magnitudonya

23 hari lalu

Kebakaran di Cimerak Pangandaran, 7 Rumah Warga Korban Tsunami 2006 Ludes

27 hari lalu

Gempa Dangkal M 3,5 Guncang Pangandaran, Berpusat di Laut

2 bulan lalu

Jembatan Gantung Pangandaran Ambruk, KSAD Jenderal Maruli Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal