Diduga ODGJ, Ibu Kandung di Sukabumi Siksa Anak hingga Babak Belur

Dharmawan Hadi
Seorang ibu di Sukabumi diduga menganiaya anak hingga babak belur. (Foto; Ilustrasi)

"Jadi yang dianiaya itu dua orang, kalo yang ke anak paling kecil tidak pernah dipukul, paling hanya dimarahin pake kata-kata kasar," ujarnya. 

Sementara itu, AT yang sering melihat kejadian penganiayaan itu merasa khawatir dengan keadaan anak tersebut. Lalu berinisiatif merekam dan mengunggahnya ke sosial media miliknya dengan menandai (tag) akun wali kota dan akun media lokal Sukabumi. 

"Alhamdulillah dari kejadian tersebut banyak simpati yang datang, ada yang kasih pizza dengan mainan anak. Bahkan dari pihak kepolisian sudah datang langsung ke keluarga korban untuk menanyakan kebenaran kejadian tersebut," ujar AT. 

Di tempat terpisah, salah satu anggota kepolisian sektor Lembursitu saat didatangi wartawan mengatakan, kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Namun ketika dimintai keterangan, ibu kandung korban diduga berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

"Jadi orangnya ketika ditanya oleh petugas tidak nyambung. Menurut keterangan suaminya memang ODGJ. Hal itu diperkuat juga dengan pernyataan para tetangganya. Jadi antisipasi kami adalah dengan mengungsikan anak tersebut ke keluarganya yang lain agar tidak terjadi lagi penganiayaan seperti itu," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Culik dan Perkosa Anak di Bawah Umur, Juragan Kapal Ditangkap Polisi Sumba Timur

57 tahun lalu

ODGJ Lempari Pengendara dan Rusak Toko di Pangkep, Berujung Ditangkap Warga

57 tahun lalu

Viral Jukir di Makassar Dibacok 2 Pemuda gegara Tersinggung Masalah Bensin

57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Cemburu Buta, Suami di Konawe Selatan Aniaya Istri hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal