Dinkes Pastikan Tak Ada Kasus Difteri di Majalengka, tapi Harus Waspada

Inin nastain
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Majalengka Siti Romlah Setiawangsih. (Foto: iNews.id/Inin Nastain)

"Kemudian di tahun 2022 juga secara kumulatif 1 tahun di tingkat kabupaten capaian DPTHB juga sudah mencapai target, malah melebihi target di 113, 2 persen dan cakupan imunisasi lanjutan pada Batuta sebesar 96,3 persen. Mudah-mudahan saja dengan tingginya cakupan yang Insya Allah merata di semua kecamatan, populasinya terlindungi," ujar Siti.

Kendati demikian, Siti meminta masyarakat tetap waspada. Hal itu mengingat penyebaran penyakit itu yang dinilai cukup massif. 

"Yang harus diwaspadai adalah penyebarannya. Difteri ini sangat menular. Penularannya seperti Covid. Dari droplet, percikan. Yang rentan ya teman yang sudah bertemu," ujar dia. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Belasan Ribu Anak di Pangatikan Garut Jadi Target Vaksinasi Difteri

3 tahun lalu

2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung

3 tahun lalu

1 Kecamatan di Kota Malang Berstatus KLB Difteri, Ini Penyebabnya

3 tahun lalu

Diduga Terpapar Difteri, Perempuan Muda asal Samarang Garut Meninggal Dunia

3 tahun lalu

Waduh, Kasus Positif Difteri Kembali Ditemukan di Garut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal