Dituding Penceramah Radikal dan Intoleran, Ini Jawaban Habib Bahar

Agus Warsudi
Habib Bahar bin Smith saat berceramah. (Foto: istimewa)

BANDUNG, iNews.id -Habib Bahar bin Smith bicara panjang lebar saat diberikan kesempatan oleh majelis hakim dalam persidangan perkara penganiayaan dengan agenda pemeriksaan terdakwa pada Selasa (18/5/2021) kemarin. Selain soal pokok perkara penganiayaan, Habib Bahar juga menjelas soal dirinya dituding sebagai pendakwah radikal dan intoleran.

Diketahui, persidangan dihadiri Habib Bahar secara virtual. Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyin, Kemang, Kabupaten Bogor itu berada di Lapas Gunung Sindur.

Dia terhubungan dengan ketua majelis hakim Surachmat, anggota majelis hakim, tim jaksa penuntut umum (JPU), dan tim pengacara yang dipimpin Ikhwan Tuankotta di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, melalui video conference.

Setelah panjang lebar menjelaskan alasan nekat menganiaya korban sopir taksi online Andriansyah pada 4 September 2018 silam, Habib Bahar juga bicara soal dirinya dituding sebagai penceramah radikal dan intoleran.

Bahar mengaku menyayangkan maraknya pemutaran video saat berceramah dengan nada keras. Pemutaran video itulah sehingga muncul penilaian masyarakat terhadap dirinya sebagai penceramah radikal dan intoleran.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habib Bahar: Dalam Hukum Agama Memukul Korban demi Bela Kehormatan Istri, Tidak Salah

57 tahun lalu

Di Sidang Kasus Penganiayaan, Habib Bahar Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad 

57 tahun lalu

Habib Bahar Klaim Sadarkan Sejumlah Napi Teroris Kembali ke Pangkuan NKRI

57 tahun lalu

Sidang Kasus Penganiayaan, Habib Bahar: Saya Pukul Korban Pakai Tangan Kosong

57 tahun lalu

Kasus Habib Bahar, Pengacara Sentil Restorative Justice Tak Jalan, JPU: Ini Bukan Delik Aduan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal