DPR Minta Pemerintah Bersikap Tegas Hadapi Ancaman Amerika Boikot G20

Agung Bakti Sarasa
Pemerintah diminta bersikap tegas dalam menghadapi ancaman boikot G20 oleh Amerika Serikat. (Foto: Ilustrasi)

Farhan menilai, sejauh ini, belum ada negara-negara peserta G20 secara tegas bersikap terhadap rencana tersebut.

"Indonesia harus hati-hati menyikapi pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat ini walaupun sampai sekarang belum terihat adanya pernyataan-pernyataan yang mendukung atau berseberangan dengan Menteri Keuangan Amerika," ujarnya.

Farhan juga mengatakan bahwa untuk menghadapi situasi tersebut, Indonesia harus semakin massif membangun kepercayaan kepada peserta G20. 

"Kita pun harus bisa menggalang agar membentuk sikap yang jelas. Indonesia harus bisa mengajak kolaborasi atau sikap bersama di antara para menteri luar negeri dari India, Brazil, dan anggota-anggota G20 yang lain. Sekarang momennya diplomasi modern, yaitu menaikkan positioning bersama. Sayangnya, sekarang belum ada yang seperti itu," tuturnya. 

Farhan memprediksi, Forum G20 bakal menjadi momentum Amerika Serikat habis-habisan menyudutkan Rusia. 

"Saatnya sekarang membuat manuver menyeimbangkan hal itu karena Amerika akan habis-habisan di G20. Sehingga, bisa saya simpulkan G20 ini bisa jadi the last frontier bagi Amerika Serikat mempertahankan hegemoninya di dunia," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Delegasi Rusia Bakal Ikut Pertemuan Menteri G20, Menkeu Jepang Sebut Tanggung Jawab Indonesia

57 tahun lalu

PP Persis Serukan Negara Islam Embargo Ekonomi atas Israel dan Amerika

57 tahun lalu

PP Muhamadiyah Dukung Penuh MUI Haramkan dan Boikot Produk Israel

57 tahun lalu

Sukses Amankan Tamu Negara, Polda DIY Terima Penghargaan LKSK

57 tahun lalu

Teh Daun Kelor asal NTB Jadi Suvenir G20 hingga Diekspor ke Swedia Punya Manfaat Mengagumkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal