"Mudah mudahan tahun depan bisa buka Poswil baru, paling tidak di wilayah Gununghalu jadi tenga-tengah. Jadi gak terlalu jauh untuk pelayanan di Cipongkor, Rongga dan Gununghalu," tutur Siti.
Untuk mengantisipasi kurangnya Poswil itu, pihaknya membentuk relawan pemadam kebakaran di setiap wilayah. Namun relawan itu belum menyentuh wilayah selatan. Pihaknya menargetkan di setiap desa terdapat relawan.
"Jadi makannya sebenarnya kita mau membentuk relawan pemadam kebakaran jadi mereka turun duluan sebelum kita sampai," ucap Siti.
Selain Poswil, armada mobil pemadam di Bandung Barat juga masih terbatas. Saat ini, kata Siti, pihaknya hanya memiliki delapan unit armada pemadam. Jumlah itu tentunya sanga tidak seimbang dengan luas wilayah KBB yang mencapai sekitar 1.287 kilometer.
Dari delapan unit yang ada, terang dia, mayoritas merupakan armada berusia tua yang membutuhkan banyak perbaikan. Sedangkan yang masuk kategori baru hanya ada tiga unit.
"Unit 8 ya gak ideal mencakup wilayah, paling tidak setiap kecamatan ada satu minimalnya kalau idelanya dua setiap kecamatan. Pasti ada penambahan, Insya alloh ada satu tahun depan lumayan," ujar Siti.