"Kami terus mendorong penggunaan transportasi publik di Kota Bandung. Sehingga warga lebih banyak menggunakan transportasi publik (dibanding kendaraan pribadi) agar kemacetan bisa berkurang," tutur plt Wali Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan, secara kontraktual, paket pembangunan flyover Cibaduyut-Kopo berakhir pada September 2022. Namun progres pembangunannya justru lebih cepat dari perkiraan.
"Teman-teman yakin bisa selesai di April. Insya Alah, walau pun kontraknya sampai September (2022) kalau lihat sekarang mudah-mudahan tercapai (April 2022)," kata Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat.
Wilan Oktavian menyatakan, agar kendaraan yang naik ke flyover lebih lancar, dibutuhkan lahan untuk menormalisasi frontage sekitar 100 meter. Lahan yang dibutuhkan pun ternyata milik negara.
"Alhamdulillah tadi dicek ternyata tanah negara ya. Insya Allah bisa kita teruskan supaya lebih sempurna flyover-nya," ujar Wilan Oktavian.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar Bambang Tirtoyuliono mengatakan, pembangunan flyover adalah salah satu bentuk manifestasi. "Walau pun pembangunan infrastruktur itu dibiayai APBN, tetapi yang menerima manfaat masyarakat. Sehingga kita saling bahu-membahu, saling mendukung," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar.