"Tidak ada tanda kekerasan sehingga dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung," katanya.
Di sisi lain, Hilal mengungkapkan, kronologi penemuan mayat berawal sekitar pukul 06.40 WIB. Saat itu saksi mata Hendri melihat korban tergeletak di bantaran Sungai Cimanuk.
Hendri kemudian langsung mengabari Irwan yang merupakan saudara korban. Seusai menerima kabar, Irwan pun mengecek ke lokasi untuk memastikan korban merupakan saudaranya.
Setelah dicek, ternyata benar saja korban tersebut merupakan saudaranya bernama Widodo Yulianto.
"Irwan juga menduga jika korban terkena serangan jantung. Terlebih diketahui beberapa hari sebelumnya korban sempat mengalami demam dan telah diberi obat," ucapnya.
Atas kejadian itu, Hilal menyebut pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
"Keluarga korban telah menerima kematian ini sebagai takdir dan menolak proses autopsi," ujar Hilal.