Gempa Cianjur, BNPB Catat 151 Orang Masih Hilang, 268 Meninggal

Ricky Susan
Tim gabungan BNPB masih terus mencari korban gempa Cianjur yang diduga masih terjebak reruntuhan bangunan, Selasa (22/11/2022). (Foto: BNPB)

"Untuk kerugian material rumah yang mengalami rusak ringan sebanyak 6570, untuk rusak berat sebanyak 2071, dan rusak ringan sebanyak 12641 unit. Sisanya masih terus melakukan pendataan," ujarnya. 

Kepala Biro Humas dan Umum Basarnas, S Riyadi mengatakan, tim SAR masih berupaya mencari korban gempa bumi Cianjur. Tim SAR dibagi menjadi 5 tim, masing-masing tim Alfa, Bravo, Charly, Delta, dan Echo. 

Pada hari kedua operasi, Selasa (22/11/2022) hingga pukul 10.40 WIB, tim SAR telah mengevakuasi 13 korban. 

Tim Alfa mengevakuasi 1 korban anak laki-laki meninggal di Desa Benjot, Cijendil. Tim Bravo mengevakuasi 1 korban meninggal dunia di Dusun Gintung dan 1 korban di Desa Gasol. 

Tim Charly mengevakuasi 8 korban meninggal dunia di Warung Sate Shinta yang terkena terjangan tanah longsor. Salah satu korban anak-anak. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
13 hari lalu

BNPB Ungkap Penyebab Bara Api dari Bawah Tanah di Palangka Raya

30 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

1 bulan lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

1 bulan lalu

Banjir Bandang di Solok, 1 Warga Ditemukan Tewas 1 dalam Pencarian

1 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, 2 Warga Hilang 4 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal