Hampir Punah, Rumah Adat Rangken Khas Indramayu Tinggal 2 yang Tersisa  

Andrian Supendi
Rumah Rangken sudah jarang ditemui di Kabupaten Indramayu. Sampai saat ini rumah khas tersebut tinggal dua unit. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)


Disampaikan Dasminih, Rumah Rangken yang masih tersisa itu berdiri di atas tanah desa. Warga kemudian menyewa tanah tersebut sebesar Rp50.000 per tahun kepada pemerintah desa.

Dia pun berharap, pemerintah bisa membantu menganti atap Rumah Rangken tersebut, terlebih sekarang ini sudah memasuki musim penghujan. Hal itu, kata dia, sebagai upaya dalam melestarikan Rumah Rangken yang jumlahnya kini hanya tersisa beberapa unit saja.

"Rumah yang ditinggali anak saya ini masih asli, tapi sering bocor," ujar Dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Cerita Warga Gegesik Cirebon Lestarikan Seni Tari Topeng yang Terancam Punah

10 hari lalu

Bangkit usai Kebakaran, Warga Kampung Adat Sade Lombok Mulai Kembali Bangun Rumah

21 hari lalu

Ratusan Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

5 bulan lalu

Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Terdakwa Teriak Sebut Bukan Pelaku Utama 

5 bulan lalu

Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal