Di luar tiga partai tadi, ada PKS (10,2 persen), PKB (6,1 persen), PAN (5,5 persen), Demokrat (4,8 persen), Nasdem (3,9 persen), PPP (2,3 persen), dan Perindo (1,0 persen). Sementara partai lain seperti Partai Ummat, PSI, PBB, Garuda dan Gelora masih di bawah 1 persen.
Menanggapi kenaikan elektabilitas Golkar tersebut, Toto Izul Fatah, dari LSI Deny JA mengatakan, secara kualitatif faktor penyebabnya pasti tidak tunggal.
“Bisa karena semakin tingginya pengetahuan publik terhadap RK (Ridwan Kamil) yang sudah resmi menjadi kader Golkar. Sehingga elektabilitas RK yang tinggi sebagai cagub terkonversi menjadi suara partai,” kata Toto Abdul Fatah.
Toto lebih lanjut memastikan, ada juga peran kuat dari leadership Ace Hasan Syadzily sebagai ketua DPD Partai Golkar Jabar sehingga elektabilitas Gokar semakin meningkat.
“Saya lihat, Kang Ace cukup tinggi mobilitasnya di Jabar dengan melakukan aneka bentuk konsolidasi dan sosialisasi. Sehingga, peran leadership ini yang membuat para kadernya ikut bergerak,” ujar dia.