Heboh Video Aliran dan Padepokan Sesat di Kebonpedes Sukabumi, Polisi Bilang Begini

Dharmawan Hadi
Gambar dan tulisan tangan yang dianggap sesat dan membuat resah masyarakat Kebonpedes, Sukabumi. (Foto: Istimewa/DHARMAWAN HADI)

Hal tersebut terekam dalam video yang beredar, seorang warga memperlihatkan lukisan dan tulisan di dalam rumahnya yang dianggap tidak lazim. 

"Dalam penanganannya, kami bergerak cepat melakukan dialog dan diskusi tentang keresahan warga tersebut. Alhamdulillah berjalan kondusif. Kedua belah pihak saling memahami. AS akan menghapus penggabungan simbol-simbol keyakinan itu dan masyarakat pun tidak berbuat melawan hukum. Intinya tadi semuanya berjalan kondusif," ujar Iptu Tommy Ganhani Jaya Sakti. 

Sementara itu Camat Kebonpedes Ali Iskandar mengatakan, dalam berkehidupan sosial apalagi berkaitan dengan kebiasaan berbaur di masyarakat, kemudian ada hal-hal yang dirasa tidak seperti biasanya berlaku secara umum di wilayah itu, menghadirkan beberapa pertanyaan dari warga sekitar. Tadi warga pun mendatangi rumah milik berinisial AS.

"Wajib bagi kita untuk melakukan instrument scaning, mengamati yang terjadi di lingkungan, mencari data, memastikan tidak ada yang main hakim sendiri, tidak ada persekusi, tidak ada yang merasakan terintimidasi, tapi juga bisa terklarifikasi info yang sebenarnya," kata Camat Kebonpedes.

Ali Iskandar menyatakan, berharap moderasi beragama bisa berjalan tetapi tanpa mencampuradukan antara satu keyakinan dengan keyakinan lain. Jangan ada pemaksaan dalam memilih keyakinan dan tidak mengajak kepada orang yang sudah mempunyai keyakinan. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria Rusak Madrasah dan Mesjid di Sukabumi, Diduga Tak Suka Dijadikan Tempat Maulid Nabi 

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,2 Guncang Sukabumi, Terasa hingga Simpenan

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pemotor Wanita Tewas Tersambar KA Pangrango di Sukabumi

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Sukabumi, 2 Wanita Muda Tewas Tersambar KA Pangrango

57 tahun lalu

Cerita Siswi SD di Sukabumi Gagal OSN Imbas Listrik Padam, Belajar 6 Bulan Sia-Sia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal