Ini Penyebab Harga Sapi di Indonesia Terus Bergejolak

Arif Budianto
Peternak sapi di Pangandaran belum mampu melakukan penggemukan. Mereka selalu menjual sapinya saat anakan. (Foto: iNews.id/Syamsul Ma"arif)


Akibat tidak seimbangnya suplai dan demand, salah satu yang dikhawatirkan adalah dijualnya sapi betina produktif. Sayangnya akan banyak betina produktif banyak dijual. Misalnya di Jawa Timur, populasi sapi betina produktif tinggal 50 persen. Hal itu tak lepas dari adanya pedagang yang mengambil untung sesaat.

"Payahnya lagi, semua sapi yang masuk ke Jakarta, semua dipotong. Tapi memang, di sisi lain tak ada industri yang bisa penuhi sapi. Bahkan daerah lain luar Jawa juga ambil sapi dari Jawa. Mestinya pemerintah ada solusi," ucap dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Kisah Sukses Mahasiswa Nyambi Bisnis Ternak Sapi, Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

6 hari lalu

BMKG: Abu Anak Krakatau Mulai Berkurang di Bandung, Sukabumi dan Bogor Masih Terdampak

6 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Gagal Terbang

7 hari lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 7 September 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

8 hari lalu

Beda Data Badan Geologi dan BMKG soal Dentuman Misterius di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal