Pertamina juga menghentikan sementara operasional SPBU 34.452.13 sampai kondisi fasilitas dinyatakan pulih dan dapat kembali beroperasi.
"Untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina menyiapkan SPBU terdekat sebagai lokasi alternatif. Konsumen dapat mengakses SPBU 34.452.03 yang berjarak sekitar 1,8 kilometer atau SPBU 34.452.02 sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian," ujarnya, Sabtu (26/9/2026).
Pertamina Patra Niaga menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam seluruh kegiatan operasional.
Sementara itu, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang. Pertamina menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait selama proses pemeriksaan berlangsung.