Jajanan Ciki Ngebul Sebabkan Puluhan Anak di Jabar Sakit Perut dan Radang Usus

Agung Bakti Sarasa
Ciki ngebul menyebabakan 28 anak di Jabar sakit perut dan radang usus. Dinkes Jabar tengah mengkaji larangan penjualan ciki ngebul. (Foto/Dok)

Berkaca dari peristiwa tersebut, Dinkes Jabar, tutur Kabid P2P, kini tengah mengkaji larangan peredaran ciki ngebul di Jabar. "Betul (akan dikaji pelarangan ciki ngebul). Dinkes Jabar kan tentu akan memberikan suatu rekomendasi penindakan, apakah diperbolehkan atau segera disetop. Tentu saja dengan kasus ini akan menjadi pertimbangan (larangan)," tutur dia. 

Selain mengkaji kemungkinan larangan peredaran ciki ngebul, kata Ryan Bayusantika Rustandi, Dinkes Jabar juga terus menjalin koordinasi dengan dinas ksehatan kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap konsumsi ciki ngebul, khususnya bagi anak-anak. 

"Makanan yang berhubungan dengan nitrogen cair ini ternyata membahayakan untuk anak-anak," ucap Ryan Bayusantika Rustandi.

Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di kabupaten/kota segera melapor jika menemukan kasus keracunan jajanan berasap nitrogen yang dikenal dengan sebutan ciki ngebul. 

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor SR.01.07/III.5/154/2023 yang ditandatangani Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, drg Yuli Astuti Saripawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur Jabar Apresiasi Mesin Pengolah Sampah Inovasi Pangdam Siliwangi

57 tahun lalu

Tingkatkan Mutu Layanan, PLN Rampungkan 27 Proyek Strategis Nasional di Jakarta, Banten dan Jabar

57 tahun lalu

Soal Aliran Dana Rp30 Miliar Hasil Korupsi Tanah Kas Desa Cibogo KBB, Ini Kata Polda Jabar

57 tahun lalu

Polda Jabar Ungkap Kasus Korupsi Tanah Desa Cibogo KBB yang Rugikan Negara Rp30 Miliar

57 tahun lalu

Polda Jabar Telusuri Aliran Dana Rp4,6 Miliar Hasil Penipuan Modus Haji Furoda Bodong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal