Jokowi: Demokrasi Pesta Kegembiraan, Jangan Ada yang Menakut-nakuti

Abdul Rochim
Capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berswafoto bersama massa pendukungnya saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jabar. (Foto: Koran SINDO/Abdul Rochim)

"(Pemilu) kurang delapan hari. Jangan sampai terkena fitnah, kabar bohong, hoaks, hasutan-hasutan. Saya berikan contoh, banyak beredar dibilang Presiden Jokowi PKI. Itu hoaks, kabar bohong. Perlu saya sampaikan, saya itu lahir tahun 1961, PKI dibubarkan tahun 1965. Umur saya baru empat tahun. Logikanya itu loh, mikir, mikir, mikir," ucap Jokowi.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan jangan sampai termakan fitnah. Contohnya isu jika Jokowi kembali terpilih sebagai presiden, pendidikan keagamaan akan dihapus.

"Bohong! Nanti kalau Jokowi-KH Ma'ruf Amin menang, azan akan dilarang. Nanti perkawinan sejenis (dilegalkan). Itu bohong semua, hasutan, fitnah. Jangan sampai ada yang percaya. Kalau ada tetangga kita percaya, tolong diluruskan, segera diberi penjelasan," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
16 hari lalu

Konsolidasi Dini, Perindo Surakarta Targetkan Kursi di Setiap Dapil pada Pemilu 2029

1 bulan lalu

Tertarik Ikut Lelang Aset Rampasan Negara, 2 Jenis Kendaraan Ini Jadi Incaran Wabup Karawang

1 bulan lalu

Gudang Penyimpanan Plastik di Karawang Terbakar Hebat

4 bulan lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

6 bulan lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal