Kaji Transportasi Trem, Pemkot Bogor Terkendala Lahan

Sindonews
Ilustrasi

"Sedangkan trem baru bisa 30-40 tahun, itu saran Colas. Kalau dari Utrecht, nanti kita perlu pengadaan lagi dan ditambah maintenance yang lebih mahal," jelasnya.

Seperti diketahui, Pemkot Bogor telah menunjuk PT Colas Rail untuk melakukan kajian dan studi kelayakan trem di Kota Bogor. Kajian tersebut ditargetkan tuntas dilakukan pada Juni 2020.

Country Director Colas Group Indonesia Christophe Chassagnette menjelaskan telah menyampaikan kajian mengenai pembiayaan moda transportasi trem ke Pemkot Bogor. "Setidaknya, alternatif terbaik yaitu mendatangkan trem baru dengan taksiran biaya mencapai Rp 1,5 triliun. Ini estimasi berdasarkan hasil kajian kita sementara," kata Christophe.

Tak hanya itu, kata dia, masih banyak yang perlu dikaji dalam beberapa bulan ke depan. Di antaranya lintasan trem (tramway), lokasi depo trem, halte trem, mengintegrasikan dengan transportasi yang ada sekaligus infrastruktur pendukung. "Tapi pada kajian ini masih banyak yang harus kita kerjakan. Kita akan kaji untuk memberikan hasil yang lebih akurat," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
24 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Barat Daya Pangandaran Jabar, Cek Kekuatan Magnitudonya!

3 hari lalu

Heboh! 2 Babi Hutan Nyasar Masuk Permukiman di Kuningan, Warga Panik Berlarian

4 hari lalu

Nasib 95 Calon Jemaah Umrah Kuningan Gagal Berangkat, Terkatung-katung Tunggu Kepastian

6 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Garut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

7 hari lalu

Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Mobil Pikap Tabrak Truk Tewaskan 2 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal