Kasus Kerumunan di Megamendung Masuk Penyidikan, Polda Jabar Bakal Panggil Saksi

Arif Budianto
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG, iNews.id - Polda Jabar telah menaikkan status pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor ke tahap penyidikan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangan, salah satunya Imam Besar FPI Habib Rizieq.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, beberapa saksi yang dipanggil mulai dari perangkat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, pemilik dan penyelenggara acara di Megamendung.

"Di proses penyidikan itu ada panggilan sebagai saksi, kami akan minta keterangan mereka," ujar Erdi di Bandung, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, dengan naiknya status penyidikan, maka saksi wajib datang memberikan keterangan.

"Ketentuannya, apabila sekali tidak datang, panggilan kedua juga tidak datang, selanjutnya akan itu dilengkapi dengan surat perintah membawa," katanya.

Dalam proses penyidikan ada upaya paksa karena penyidik ingin mengetahui supaya perkara ini bisa dibuktikan dengan terang benderang.

Diketahui, kasus pelanggaran protokol kesehatan ini merupakan tindak lanjut pendalaman kerumunan kegiatan yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung beberapa waktu yang lalu. Dalam kegiatan tersebut diduga banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Arif budianto

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

10 hari lalu

3 Warga Cimahi Ditangkap, Manipulasi Video Presiden Prabowo hingga Sebar Konten Provokatif

20 hari lalu

2 Warga Jabar Jadi Korban Love Scam Kripto Jaringan Kamboja, Kerugian Rp4,8 Miliar

20 hari lalu

Dilantik Kapolda Jabar, AKBP Muhammad Aldi Sulaiman Jadi Kapolres Majalengka

23 hari lalu

Nasib 3 Anggota Polda Jabar Diduga Intimidasi Satpam di Bundaran HI, Diproses Kode Etik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal