PANGANDARAN, iNews.id – Kebakaran rumah terjadi di Dusun Babakan, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (5/10/2026). Sebanyak tujuh rumah warga hangus terbakar dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap.
Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain karena mayoritas rumah di kawasan tersebut berkonstruksi semipermanen. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga yang berhamburan menyelamatkan barang-barang berharga.
Tujuh rumah yang ludes dilalap si jago merah tersebut merupakan bangunan bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi warga terdampak musibah Tsunami Pangandaran tahun 2006 silam.
Salah seorang korban terdampak, Ajat, menceritakan detik-detik mencekam saat api mulai membakar deretan rumah warga.
"Saat kejadian kami masih tidur, lalu dibangunkan istri karena rumah tetangga kebakaran. Saya langsung lari mengambil air untuk bantu memadamkan, tapi api sudah terlalu besar dan tidak terkendali hingga merembet ke rumah sebelah," ungkap Ajat.
Menindaklanjuti musibah tersebut, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau penanganan darurat. Pemerintah Kabupaten Pangandaran memastikan seluruh kebutuhan dasar para korban tercukupi selama masa tanggap darurat.
Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum di sekitar lokasi bencana.
"Semua korban kebakaran kita kecukupan kebutuhan sehari-harinya seperti makanan dan lainnya. Terutama kelompok rentan seperti balita, kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan khusus," tegas Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.