Selain itu, faktor lain yang diduga memicu meningkatnya tindak kriminal meliputi penyalahgunaan minuman keras, narkotika, dan tekanan ekonomi akibat utang yang berkaitan dengan judi daring.
"Berdasarkan data, jumlah kejadian pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan atau kita sebut begal kemudian tindakan kriminal lainnya di empat wilayah Bandung Raya ini merata di mana-mana," ujar Farhan.
Menurutnya, penguatan pengawasan melalui teknologi akan dibarengi dengan peningkatan patroli dan pengamanan di tingkat kewilayahan.
Upaya tersebut melibatkan seluruh unsur, mulai dari masyarakat, polisi, TNI hingga pemerintah daerah, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan menekan angka kejahatan jalanan di Kota Bandung.