Kelompok Kriminal Bersenjata Bantai 14 Orang, Mayat Bergelimpangan di Jalan

Djairan
Ledakan bom mobil. (Foto: ilustrasi/istimewa)

Selain menewaskan empat warga, bom juga melukai dua korban lain saat mereka melaju di jalan di ibu kota provinsi tersebut.

Hingga kini belum ada kelompok kriminal bersenjata yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan dalam waktu berdekatan itu. Namun, pejabat lokal meyakini Taliban ada di balik ledakan bom di dua provinsi tersebut.

Diketahui, Taliban memerintah Afghanistan dari tahun 1996-2001, sebelum kelompok itu disingkirkan oleh pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS). Sejak itu, Taliban terus melancarkan pemberontakan bersenjata dan tercatat masih menguasai sebagian besar wilayah.

Taliban sebelumnya menolak menghadiri KTT perdamaian apa pun sampai semua pasukan asing ditarik keluar dari Afghanistan. Taliban dan AS tahun lalu sepakat bahwa semua pasukan asing akan ditarik dari Afghanistan paling lambat pada 1 Mei.

Namun, Presiden AS Joe Biden memutuskan untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan mulai 1 Mei-11 September 2021. Sebanyak 2.500 tentara AS yang tersisa akan ditarik dari Afghanistan, menandai berakhirnya perang terpanjang Amerika.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Kelompok Bersenjata Bantai 14 Warga, Polisi hingga PNS Ikut Tewas di Jalan

4 hari lalu

Polisi Telusuri Asal 3 Senpi Milik KKB Yahukimo, Buru Jaringan Pemasok Persenjataan

4 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

4 hari lalu

Identitas 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Yahukimo, Salah Satunya Roni Rubis

5 hari lalu

3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita 3 Senpi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal