Kenapa Sering Terjadi Gempa Bumi di Jawa Barat? Ini Jawabannya

Agus Warsudi
Rumah-rumah warga di Kampung Sarampad, Cianjur, rusak berat akibat gempa Magnitudo 5,6 yang dipicu oleh sesar aktif Cugenang. (FOTO: ANTARA)

BMKG menyebut masih banyak sesar lain yang belum terpetakan. Selain sesar dan lempeng tektonik, di Jawa Barat juga terdapat sejumlah gunung berapi aktif.

Berdasarkan peta sebaran gunung api yang dirilis Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat tujuh gunung api aktif di Jawa Barat.

Ketujuh gunung api aktif itu antara lain, Gunung Tangkuban Parahu di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang. Kemudian, Gunung Guntur dan Papandayan di Kabupaten Garut.

Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya. Lalu, Gunung Ciremai di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Gunung Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Terakhir, Gunung Salak di tiga daerah, Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut.

Dengan jumlah sumber gempa di atas, wajar jika Jawa Barat menjadi salah satu wilayah paling sering diguncang gempa bumi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

532 Sekolah Rusak akibat Gempa Cianjur, Pemprov Jabar Janji Lakukan Perbaikan

57 tahun lalu

Korban Meninggal akibat Gempa Jadi 600 Orang, Bupati Cianjur: Banyak Warga Tak Lapor

57 tahun lalu

BMKG Dorong Pemkab Cianjur Relokasi 9 Desa, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Warga Cugenang Paling Terdampak Gempa Cianjur Bakal Direlokasi

57 tahun lalu

6 Desa Berada di Patahan Cugenang Cianjur, Warga Diminta Tak Mendirikan Bangunan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal