Keren, Sampah Waduk Saguling KBB Diolah Jadi Briket dan Pelet

Adi Haryanto
Grafis sampah Waduk Saguling diolah jadi briket dan pelet. (Infografis: Map)

Jika dibiarkan sampah-sampah itu tentunya akan mengganggu kepada operasional mesin pembangkit listrik. "Luas Saguling itu sekitar 6.200 hektare dan sekitar 97 hektare-nya dipenuhi eceng gondok. Jika diasumsikan tinggi eceng gondok rata-rata 0,8 meter, maka dengan luasan tadi, terdapat sekitar 760.000 ton eceng gondok di Waduk Saguling yang harus dibersihkan secara kontinyu," ujarnya. 

Novi Haryanto menuturkan, pengolahan sampah menjadi briket dan pelet dengan teknologi BOSS menggunakan mesin pencacah dan mixer. Awalnya sampah dipilah organik dan anorganik lalu disimpan di tempat khusus untuk proses fermentasi. Yakni dengan ditambahkan bioaktifator agar proses pembusukannya tidak menimbulkan bau. 

Setelah berproses selama tujuh hari, kemudian dilakukan pencacahan secara halus dan kasar dengan besaran tertentu. Lalu menghasilkan tepung biomasa organik dan anorganik. Berikutnya dicampurkan lagi dengan perbandingan komposisi 50:50 sehingga dapat menghasilkan briket dengan kandungan 3.600 kilokalori.

"Kami baru coba mengenalkan produk ini ke masyarakat, kalau bisa diterima maka ke depan produksinya akan ditingkatkan. Selain briket, pelet, ke depan sampah yang diolah bisa jadi pakan ternak dan pupuk," tutur Novi Haryanto.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Atasi Ancaman Gangguan Produksi Listrik Jawa-Bali, Sampah di Saguling Dibersihkan

57 tahun lalu

Fosil Gajah dan Banteng Purba dari Sirtwo Island Dipindahkan ke Kantor Desa Saguling

57 tahun lalu

Video Korban Tengelam Perahu Bocor di Waduk Saguling Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Warga Cililin yang Tenggelam di Waduk Saguling Ditemukan Meninggal

57 tahun lalu

Perahu Bocor, Pemancing Lompat ke Waduk Saguling dan Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal